Ini Dia 10 Jenis Makanan Yang Tidak Boleh Dimakan Saat Hamil
Ini Dia 10 Jenis Makanan Yang Tidak Boleh Dimakan Saat Hamil | sumber gambar: /freepik.com

Ini Dia 10 Jenis Makanan Yang Tidak Boleh Dimakan Saat Hamil

Diposting pada

Ketika Anda sedang dalam posisi hamil muda, ada baiknya Anda menjaga jenis makanan yang dikonsumsi agar janin bisa bertumbuh dan berkembang dengan baik. Berikut beberapa jenis makanan yang tidak boleh dimakan saat hamil.

Ini Dia 10 Jenis Makanan Yang Tidak Boleh Dimakan Saat Hamil
Ini Dia 10 Jenis Makanan Yang Tidak Boleh Dimakan Saat Hamil | sumber gambar: /freepik.com

1. Telur mentah

Bagi perempuan yang tidak dalam kondisi hamil, mengonsumsi telur mentah atau telur setengah matang tidak akan menimbulkan penyakit yang berbahaya.

Namun demikian, untuk seorang ibu hamil telur yang dikonsumsi dalam kondisi mentah, bukan tidak mungkin mengandung bakteri Salmonella yang dikhawatirkan akan menginfeksi janin dan menyebabkan abnormalitas organ pada saat janin masih dalam masa perkembangan di dalam uterus.

2. Alkohol

Seorang wanita yang sedang dalam kondisi hamil sangat dilarang mengonsumsi alkohol. Hal ini karena kandungan senyawa yang ada di dalamnya dapat menimbulkan terganggunya perkembangan otak bayi hingga kematian.

Dalam kadar tertentu, alkohol yang mengalir bersama darah dan masuk ke dalam tubuh janin melalui plasenta bisa memicu kejadian kelainan jantung hingga keterbelakangan mental karena penyerapan nutrisi untuk janin terhambat.

3. Kafein

Kafein yang terkandung di dalam kopi, teh, hingga minuman berenergi sangat tidak direkomendasikan untuk seorang ibu yang sedang hamil.

Mengonsumsi kafein dalam kadar yang berlebihan dapat menyebabkan risiko gangguan jantung pada bayi hingga resiko keguguran.

Konsumsi kafein yang tidak diseimbangkan dengan konsumsi sayur dan buah juga dapat menyebabkan janin terlahir dalam kondisi organ yang bermasalah.

4. Sushi

Sushi atau seafood mentah yang dikonsumsi menggunakan saus kecap asin umumnya tidak akan menimbulkan masalah kesehatan berarti apabila dikonsumsi oleh wanita yang tidak sedang dalam kondisi hamil.

Namun dampak yang berbeda bisa terjadi pada seorang wanita yang sedang hamil, terutama hamil di trimester pertama. Sushi yang umumnya tersaji secara mentah, dikhawatirkan mengandung bakteri atau parasit yang dapat mengganggu tumbuh kembang janin.

Jika Anda ingin bayi dalam kandungan mendapat nutrisi yang cukup, pastikan daging ikan atau seafood yang dikonsumsi dimasak dalam suhu minimal 630C dan dagingnya berubah warna menjadi putih susu.

5. Kecambah mentah

Beragam jenis kecambah, seperti tauge, edamame, kacang hijau, hingga kacang merah baik jika dikonsumsi dalam kondisi matang.

Namun jika dikonsumsi dalam kondisi mentah dan sedang hamil, kandungan gizi yang ada di dalam kecambah dikhawatirkan tercampur dengan bakteri yang secara tidak langsung bisa menginfeksi janin.

6. Ikan tinggi kandungan merkuri

Beberapa jenis ikan seperti ikan tuna sirip kuning, ikan todak, hingga ikan salmon termasuk makanan yang tidak boleh dimakan saat hamil, karena kemungkinan kandungan zat merkuri yang ada di dalamnya.

Senyawa merkuri yang tidak sengaja masuk ke dalam tubuh ibu yang sedang hamil bisa mempengaruhi perkembangan otak bayi dan salah satu dampak kesehatan yang bisa terjadi adalah kasus hydrocephalus pada bayi atau kelainan lainnya.

7. Steak dengan kematangan medium rare

Saat Anda sedang hamil dan ingin mengonsumsi daging merah dalam bentuk steak, akan lebih baik jika Anda mengonsumsi daging tersebut dalam kondisi benar-benar matang atau well done.

Mengonsumsi daging steak dalam kondisi rare atau medium rare sangat tidak disarankan saat hamil karena kemungkinan tercemar parasit toksoplasmosis atau bakteri.

Saat daging merah tidak dimasak secara benar, ada risiko bayi Anda akan terkontaminasi penyakit yang menyebabkan gangguan pada proses perkembangan organ tubuh penting, seperti jantung, paru-paru, ginjal, dan otak.

8. Jeroan

Jeroan, khususnya hati ayam atau hati sapi yang diolah secara benar mengandung vitamin A yang sangat baik untuk perkembangan mata dan organ tubuh lain pada bayi.

Namun demikian, jika dikonsumsi secara berlebihan atau dimasak dengan cara yang salah, kandungan kolesterol jenuh dalam jeroan akan membahayakan kondisi ibu hamil yang juga berpengaruh secara tidak langsung pada kondisi janin.

9. Kencur

Ketika Anda termasuk seorang ibu yang sedang hamil muda, adakalanya Anda akan disarankan untuk mengonsumsi herbal, seperti ginseng, lidah buaya, hingga kencur untuk menguatkan daya tahan tubuh.

Meski sebenarnya tidak semua obat herbal berbahaya bagi seorang ibu hamil, ada baiknya Anda menghindari sementara herbal atau setidaknya mengonsultasikannya dengan dokter kandungan atau bidan.

Beberapa senyawa yang ada di dalam bahan herbal alami, terkadang dapat menyebabkan ketidakstabilan produksi hormon atau menimbulkan kontraksi palsu yang secara tidak langsung mengganggu kondisi janin.

10. Fast food

Makanan cepat saji seperti kentang goreng, fried chicken, hotdog, dan hamburger, umumnya diolah dengan menggunakan minyak yang mengandung lemak jenuh.

Dalam kondisi ibu yang sedang hamil, mengonsumsi fast food dapat meningkatkan risiko obesitas, peningkatan tekanan darah, hingga makrosomia (ukuran janin yang abnormal).

Makanan fast food juga tergolong makanan yang tidak boleh dimakan saat hamil karena kandungan gizinya yang dipastikan tidak mencukupi kebutuhan gizi ibu hamil dan tidak mudah dicerna tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.