Inilah rekomendasi vitamin untuk ibu hamil muda 01
Inilah rekomendasi vitamin untuk ibu hamil muda | Sumber gambar: /pexels.com

Inilah 3 Rekomendasi Vitamin Untuk Ibu Hamil Muda. Kamu Harus Tahu!

Diposting pada

Masa-masa awal kehamilan adalah masa-masa yang membahagiakan sekaligus menegangkan. Bagaimana tidak, pada waktu ini, ibu-ibu yang hamil mudah benar-benar harus menjaga asupan nutrisi yang baik dan seimbang.

Tidak hanya itu, mereka juga harus menjaga tubuh mereka agar tetap fit dan aktif. Asupan makanan, minuman serta vitamin untuk ibu hamil muda sangat penting untuk dikonsumsi agar kehamilan yang dialami termasuk ke dalam jenis kehamilan yang sehat.

Selain menjaga pola makan yang baik dan sehat, ibu yang sedang hamil muda juga harus memulai untuk mengurangi porsi makanan instan yang tidak baik bagi kesehatan ibu dan janin.

 

Kesehatan janin selama masa awal kehamilan perlu dijaga agar perkembangannya tetap normal dan sehat hingga sembilan bulan mendatang.

Agar kesehatan ibu dan janin tetap terjaga, ada banyak vitamin yang perlu dikonsumsi karena mengandung beragam nutrisi penting bagi tubuh.

Vitamin Untuk Ibu Hamil Muda

Artikel di bawah ini akan memberikan informasi penting mengenai vitamin untuk ibu hamil muda yang direkomendasikan oleh kami.

Meskipun suplemen vitamin yang direkomendasikan tidak perlu dikonsumsi semuanya dalam waktu yang bersamaan, ada baiknya ibu-ibu yang sedang hamil muda mulai mengonsultasikan kebutuhan ini dengan dokter kandungan agar mendapat saran dan penanganan yang tepat untuk menghindari kekurangan vitamin yang bisa berdampak terhadap janin.

Inilah rekomendasi vitamin untuk ibu hamil muda 01
Inilah rekomendasi vitamin untuk ibu hamil muda | Sumber gambar: /pexels.com

1. Asam folat

Hampir setiap ibu yang sedang hamil sudah paham mengenai pentingnya asam folat untuk mendukung perkembangan janin di dalam perut. Adapun peranan asam folat adalah mencegah cacat tabung saraf pada janin yang dapat mempengaruhi otak serta sumsum tulang belakang pada bayi ketika ia dilahirkan.

Cacat tabung saraf ini sendiri dapat terjadi ketika usia kehamilan menginjak 28 hari setelah pembuahan terjadi. Ya, usia ketika ibu baru saja mengetahui atau menyadari bahwa mereka tengah mengandung janin.

Hal ini membuat asupan asam folat sangat penting diperhatikan jauh sebelum calon ibu melakukan konsepsi atau pembuahan, mengingat hampir setengah dari semua kehamilan tidak direncanakan.

Setiap wanita yang telah menikah disarankan untuk mengonsumsi asam folat sebanyak 400 mcg setiap harinya. Konsumsi asam folat bisa dimulai sebelum konsepsi dilakukan dan terus dilanjutkan selama dua belas minggu pertama masa-masa kehamilan.

Tidak hanya itu, beberapa studi menunjukkan bahwa konsumsi asam folat dengan dosis yang lebih besar dari yang disarankan bisa bermanfaat untuk calon ibu.

Dari mana mendapatkan sumber asam folat yang tinggi dan baik bagi calon ibu? Kandungan asam folat dapat diperoleh dari sayuran hijau, kacang-kacangan, buah jeruk, dan sereal gandum.

Selain itu, calon ibu atau ibu yang tengah hamil mudah bisa meminta rekomendasi dari dokter kandungan mengenai suplemen tambahan atau susu yang mengandung asam folat yang dibutuhkan oleh tubuh.

2. Vitamin D

Selain asam folat, ibu yang sedang mengandung juga perlu mendapatkan asupan vitamin D yang tinggi bagi tubuh. Bahkan, tidak hamil sekalipun, asupan vitamin D juga sangat diperlukan oleh tubuh, apalagi jika ibu tengah hamil muda.

Ibu yang sedang memiliki usia kandungan yang relatif muda cenderung membutuhkan asupan vitamin D sebanyak 10 miligram.

Vitamin D di sini sangat berperan dalam pembentukan dan perkembangan tulang janin yang berada di dalam kandungan. Apa yang terjadi jika ibu yang sedang hamil kekurangan vitamin D?

Jika ternyata ibu hamil tidak mendapatkan asupan vitamin D yang memadai, maka tulang-tulang janin terancam tidak tumbuh secara normal dan optimal.

Adapun sumber vitamin D yang baik bisa didapatkan dari ikan, seperti ikan salmon dan sarden, telur, serta daging.

Selain sumber makanan ini, pastikan si ibu juga sering berjemur di bawah paparan sinar mentari pagi karena ia merupakan sumber vitamin D utama dan alami yang baik bagi tubuh.

3. Kalsium

Hampir seperti kandungan vitamin D yang dibutuhkan oleh tubuh ibu yang sedang hamil muda, asupan kalsium sangat dibutuhkan untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan janin yang ada di dalam perut.

Asupan kalsium yang diperlukan oleh ibu hamil sebanyak 1000 miligram setiap harinya. Jika ternyata asupan kalsium yang diterima oleh ibu terlalu sedikit, janin berpotensi mengalami kehilangan kepadatan tulang.

Ibu-ibu yang sedang hamil muda bisa mendapatkan asupan kalsium dari beberapa sumber makanan berikut: tahu, tempe, yoghurt, susu, sayuran hijau, serta kacang-kacangan.

Setelah mengetahui sumber makanan yang mengandung tingkat kalsium yang tinggi, pastikan makanan-makanan ini masuk ke dalam menu harian.

Selain vitamin-vitamin yang telah disebutkan di atas, ada berbagai jenis vitamin lain yang dibutuhkan oleh ibu. Vitamin untuk ibu hamil muda yang dimaksud tersebut adalah vitamin A dan beta karoten, vitamin E, vitamin C, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B6, dan vitamin B12.

Konsultasikan dosis vitamin harian yang ibu butuhkan dengan dokter kandungan agar tidak mengalami overdosis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.