Cara Merawat Bunga Mawar

Inilah Cara Merawat Bunga Mawar Yang Harus Kamu Tahu

Diposting pada

Cara Merawat Bunga Mawar – Tanaman hias saat ini sudah berubah menjadi sebuah kebutuhan, hal ini disebabkan karena seseorang merasa membutuhkan kesegaran dan jawabannya melalui tanaman hias karena tanaman.

Cara Merawat Bunga Mawar

Meskipun anda menyukai tanaman hias anda tidak boleh hanya sekedar suka tetapi anda harus tahu bagaimana cara merawat tanaman hias.

Salah satu tanaman hias yang cukup digemari masyarakat adalah bunga mawar. Banyak yang menyukai bunga yang dianggap sebagai lambang cinta ini, apalagi kelopaknya yang memancarkan keindahan mawar.

Bunga mawar juga dapat digunakan sebagai wewangian ruangan sehingga semakin banyak orang yang menyukai bunga ini.

Bunga mawar yang terdapat di Indonesia sendiri cukup banyak jenisnya, ada jenis bunga mawar sexy red, voodoo, queen mary dan lainnya.

Cara Merawat Bunga Mawar

Proses perawatan bunga mawar bisa dikatakan gampang – gampang susah. Bagian yang paling penting dari cara merawat bunga mawar adalah teknik penyiraman yang dibutuhkan.

Karena bunga ini tidak bisa tumbuh apabila terlalu banyak air begitu pula apabila kekurangan air. Selain itu, proses penyiraman juga berfungsi untuk mempercepat proses pelarutan unsur hara yang nantinya akan diserap akar tanaman mawar dan berfungsi untuk mengatur kondisi udara di sekitar akar.

Banyak penggiat tanaman yang menyarankan bahwa rutinitas penyiraman tanaman sebaiknya dilakukan setiap dua kali sehari dengan waktu pagi dan sore hari.

Pada pagi hari bunga mawar sebaiknya disiram berkisar antara pukul 07 hingga 09 sedangkan sore hari penyiraman disarankan pada pukul 4 hingga 6.

Selain penyiraman, mawar juga membutuhkan penjemuran. Penjemuran ini umumnya berlangsung saat pagi hari.

Banyak orang meremehkan penjemuran padahal faktanya, penjemuran tanaman ini merupakan cara yang tepat untuk membuat mawar menghasilkan bunga yang lebat.

Selain penyiraman tentu saja anda akan sangat membutuhkan pemupukan, pupuk berguna untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman serta tentu saja menghasilkan tanaman dengan bunga yang cukup lebat.

Meskipun pupuk cukup penting, tapi sebaiknya anda tidak perlu memberikan pupuk terlalu banyak. Bunga mawar merupakan jenis tanaman yang dapat diberikan pupuk baik jenis organik maupun anorganik.

Tapi anda akan lebih disarankan untuk menggunakan pupuk organik yang umumnya berasal dari limbah kotoran hewan. Walaupun pupuk mampu membuat tanaman tumbuh subur tetapi pemberian pupuk dengan jumlah yang tinggi malah membuat bunga mawar mudah mati.

Pembasmian Gulma

Hal yang tidak kalah penting saat merawat tanaman mawar adalah proses pembasmian gulma. Gulma merupakan tanaman lain yang bersifat mengganggu tanaman anda, gulma membuat tanaman gagal tumbuh dengan baik.

Gulma biasanya berbentuk rerumputan di sekitar tanaman. Cara yang tepat untuk mengendalikan gulma adalah dengan mencabutnya, anda sangat disarankan melakukan pembasmian gulma secara rutin agar tanaman tetap tumbuh sehat.

Selain gulma, anda juga harus mengenal hama. Hama merujuk kepada hewan yang mengganggu pertumbuhan tanaman. Hama pada tanaman biasanya berbentuk ulat atau serangga pengganggu lainnya.

Untuk mengendalikannya anda bisa membasmi menggunakan pestisida dan dikendalikan secara tradisional.

Ada beberapa jenis hama yang harus anda ketahui misalnya kutu daun yang merupakan serangga yang memiliki tubuh kecil dan panjang sayapnya tidak lebih dari 0.6mm.

Warna kutu daun ini hijau meskipun kadang tidak memiliki sayap. Untuk membasminya anda bisa menggunakan insektisida.

Ada juga kumbang, merupakan jenis serangga yang cukup sering menyerang tanaman. Anda bisa membasminya dengan insektisida hostathion 40 EC.

Selain hama, tanaman bunga mawar cukup sering terserang penyakit. Untuk itu anda perlu mengetahui beberapa penyakit dasar yang sering menyerang bunga mawar.

Penyakit Pada Bunga Mawar

  1. Bercak hitam pada daun, dasar bunga, tangkai hingga kelopak bunga. Anda bisa menghilangkannya dengan fungisida yang memiliki kandungan bahan aktif propineb
  2. Karat daun, merupakan jenis penyakit yang disebabkan oleh jamur. Gejala penyakit ini umumnya mengakibatkan gejala bintik merah, apabila bunga anda terserang jamur ini maka daunnya lebih mudah rontok. Lalu bagaimana cara membasminya? Anda bisa memotong daun yang menunjukkan gejala penyakit ini agar tidak menyebar ke bagian daun yang lain.
  3. Mosaik, yang merupakan jenis penyakit pada tanaman yang disebabkan oleh virus. Apabila tanaman anda terserang virus ini maka tanaman akan menguning serta tampak belang. Bagaimana cara pengendaliannya? Anda cukup memotong bagian yang terserang virus tersebut.

Tanaman bunga juga memerlukan pemangkasan, karena untuk menghasilkan bunga mawar yang lebat anda harus memangkas tanaman yang mati.

Selain itu, proses pemangkasan tanaman juga berguna untuk merangsang pertumbuhan dahan dan merangsang pembentukan bunga mawar yang indah.

Jangan lupa untuk memilih benih yang bagus sebelum ditanam, anda bahkan bisa menggunakan batangnya untuk proses stek dan bisa menanamnya dalam media seperti kentang. Sangat mudah bukan?

Media tanam lain yang dapat anda gunakan yakni tanah andosol dan latosol, serta tingkat keasaman tanah harus anda perhatikan dengan derajat keasaman (pH) berkisar antara 5.5 hingga 7.0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.